No comment yet

UHH


duapuluh -__-
No comment yet

Pangea Chapter 01

“no...”, that girl voice. Begging for her friend’s life in front of her. With bruises all over her face, she can barely move, everything seems so heavy, her eyes, her leg even her body. “It’s ok Rea, you’ll be alright”, said that friend of her. “NO! YOU PROMISED ME!”, the girl screamed. “i’m sorry Rea, i must go...”, and so that friend’s voice slowly became unclear in her ear. “Rea, Rea wake up!”,said the curly girl beside that Rea girl. “uuh..is that you Maki?”, ask Rea. “Of course it’s me, what’s gotten into you huh? crying while sleeping”, replied Maki. “huh? Crying? Me?”, ask Rea dumbfounded. “yeah. Who else i’m talking to?”, said Maki impatient facing that friend of her. “you’re lucky we’re in the middle of lunch break you know, and not everyone hear our serious girl crying in her sleep”, said Maki teasing. “oh shut up”, replied Rea irritated.



The bell is ringing, all the classes has already over. Rea, walking past the school’s gate as her long dark blue hair blown by the wind. “ch...him again”, said Rea looking pissed off as she saw a man with a bright red hair standing beside his motorbike. Don’t know why but she feels that man always waiting for someone, and for some reason, it annoys her. Although he just stand there doing nothing. ‘i shouldn’t be so concerned about him, i don’t even know his name’, convinced herself. “hmm, i wonder what’s he doing all the time just standing there..”, said Maki who walks beside Rea. “Maybe he’s waiting for someone here”, said Rea unconcerned. Maki just staring at her friend strangely.
No comment yet

Kecerdasan Emosional (EQ: Emotional Quotient)

Sebelumnya ada diantara kalian yang tau apa itu kecerdasan emosional? Mungkin kita akan sedikit nyerempet ke hal-hal yang berbau psikologi, soalnya pembahasan ini menyangkut emosi seseorang.

Pertama kali gw baca soal kecerdasan emosional ini tu di buku-buku soal kakak gw yang gw pake latihan waktu menjelang UN SMK dulu. Biasanya kan suka ada kutipan-kutipan buat ngasih semangat kita yang lagi ujian, Nahh, disitu gw mulai ngertilah apa maksudnya kecerdasan emosional itu.

Kecerdasan Emosional, atau dalam bahasa Inggrisnya disebut Emotional Quotient menurut beberapa ahli sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual atau yang kita kenal IQ. Bahkan sekarang ini banyak ahli yang berpendapat bahwa kecerdasan emosional ini dua kali lebih penting dibandingkan IQ.
Setelah baca beberapa artikel untuk menambah pengetahuan gw -_-, Sekarang gw udah mengerti full apa kecerdasan emosional itu.
Banyak basa basi ya... -___-"

Kecerdasan emosional merupakan seuatu kemampuan untuk mengenali emosi kita sendiri ataupun emosi orang lain. Dengan kecerdasan emosional kita dapat lebih mengontrol emosi yang ada dalam diri kita atau orang lain. Contohnya, banyak orang yang sering melakukan sesuatu berdasarkan emosi sehingga hasil yang dicapai sering tidak maksimal. Dengan kecerdasan emosional seseorang dapat mengontrol emosinya dan mengambil keputusan secara matang tanpa terbawa emosi, sehingga hasil yang dicapai bisa maksimal.

Menurut gw sendiri, seorang pemimpin itu juga sangat membutuhkan yang namanya kecerdasan emosional. Kenapa? Soalnya banyak keputusan yang menyangkut organisasi diputuskan oleh pemimpin, jika si pemimpin tidak dapat mengontrol emosinya dan mengambil keputusan tanpa pikir panjang, maka yang dipertaruhkan adalah nasib dari organisasi itu sendiri.